Mewujudkan Pejuang Pembaharu Dunia yang Kompeten, Berhati Nurani Benar, dan Berkepedulian Sosial.



Harta yang Paling Berharga adalah Keluarga

Jumat, 06 May 2011 15:51 Written by Kolese Loyola Surel Cetak PDF

Selengkapnya...

Live in yang berlangsung pada tanggal 15-19 April 2011 mengajarkan aku banyak pengalaman hidup yang berharga.  Selama live in kemarin, aku tinggal di desa Tepus, Wonosari, tepatnya di Dusun Gembuk.  Aku tinggal dalam keluarga bersama ibu asuhku saja, Ibu Tutini.  Suami Ibu Tutini telah meninggal. Di rumah, ibu hanya tinggal sendirian. Aku yakin ibu pasti merasa kesepian setiap harinya karena ia hanya tinggal seorang diri di rumah.  Suasana rumah tersebut benar-benar sepi.  Ibu  bercerita kalau suaminya, Alm. Bp. Jupri, telah meninggal dunia 3 tahun yang lalu karena sakit.

Ibu memiliki 3 orang anak laki-laki.  Anaknya yang pertama saat ini bekerja di Tangerang.  Anaknya yang kedua saat ini bekerja di Jogjakarta, sedangkan anaknya yang ketiga baru saja pulang dari Tangerang.  Anaknya yang ketiga, yang bernama Mas Yusup, sudah menikah sejak 2 tahun lalu dan hingga saat ini belum memiliki anak.  Istrinya bernama Mbak Emi.  Di Tangerang, Mas Yusup dan Mbak Emi bekerja di Pabrik Kopi, namun sekarang keduanya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan tersebut dan kembali ke desanya karena ia berencana akan melanjutkan kuliah.  Mas Yusup menikah, langsung setelah ia lulus SMA. Sewaktu aku di sana, di hari pertama, Mas Yusup tidak berada di rumah karena sedang pergi ke Wonosari.  Kata ibu, Mas Yusup dan Mbak Emi pamit untuk fotokopi.

 

Selengkapnya...
 

SMA KOLESE LOYOLA  - JL. Karanganyar No.37 Semarang, Indonesia 50135
Tlp. (024) 3546945 - 3548431  Fax (024) 3548200

Email: koleseloyola@loyola-smg.sch.id